
Kediri - Ezra Walian kembali jadi sosok sentral bagi Persik Kediri saat mengalahkan Semen Padang 2-1 pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Kamis (27-11-2025).
Kapten tim berjuluk Macan Putih mencetak satu gol dan satu assist yang dikonversi maksimal oleh Jose Enrique.
Aksi memikat winger berusia 28 tahun itu berhasil memutus rantai Persik, yang tak pernah meraih kemenangan dalam lima laga terakhirnya.
Raihan poin absolut ini sementara mendongkrak posisi tim asal Kota Kediri ini di peringkat kesebelas. Ini modal bagus sebelum kompetisi libur panjang menyusul hajatan SEA Games 2025 Thailand, 3-18 Desember nanti.
Ezra Walian juga mencatat rekor pribadi fantastis selama membela Persik. Kini, Ezra Walian telah mencetak empat gol dan enam assist dari sebelas penampilannya selama 969 menit.
PSSI bergerak cepat mencari pelatih baru Timnas Indonesia. Sejumlah exco dan Direktur Teknik sudah terbang ke Eropa untuk melakukan wawancara dengan lima kandidat juru taktik pengganti Patrick Kluivert.
Terima Kasih dan Sukses Selalu

Prestasi tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan musim lalu, Ezra Walian hanya mengoleksi dua gol dan enam assist dari 21 kali bermain dari total 1.548 menit.
"Saya mau berterima kasih coach Ong. Dia percaya saya dan dia percaya tim. Dia di sini setiap latihan kerja keras, dan mau kami juga kerja. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih coach Ong dan sukses selalu," kata Ezra Walian sebagai apresiasi kepada pelatih Ong Kim Swee yang telah memutuskan berpisah dengan Persik.
Secara khusus, pemain berusia 28 tahun itu tak bisa menutupi kegembiraannya telah berkontribusi besar pada laga kontra Semen Padang.
Apalagi aksi ciamik itu dilakukannya di kandang sendiri di hadapan Persikmania, pendukung setia Macan Putih.
"Lebih penting, kami dapat tiga poin. Saya senang, saya bisa bantu tim dengan assist dan gol. Saya senang sekali untuk suporter Persik, Persikmania. Kami senang bisa merayakan hasil baik ini," ucapnya.
Sedih 5 Laga Tak Pernah Menang

Jebolan Jong Ajax ini mengungkapkan betapa sedihnya seluruh elemen tim Persik mengalami episode buruk karena tak pernah menang dalam lima pertandingan beruntun.
Dia menyatakan motivasi harus bangkit membuat seluruh pemain berjuang luar biasa.
"Lima kali tidak menang, itu tidak bagus. Di situasi seperti ini, semua harus saling percaya. Tapi, kami akhirnya bisa tunjukkan di pertandingan. Babak pertama kami bisa main bagus dan kami menang. Kami harus punya kepercayaan lebih besar lagi agar Persik terus meraih kemenangan," tuturnya.
